Tempat Tinggal di Jepang

Macam-macam tempat tinggal

Tempat tinggal di Sendai bisa dibagi menjadi 4 kategori:

  1. Asrama universitas
  2. International House yang disediakan JASSO: #1 dan #2
  3. Rumah pemerintah (untuk rakyat miskin)
  4. Apartemen pribadi (apato)

Pendaftaran asrama universitas dan international house biasanya sekitar bulan Januari-Februari (jika ingin mulai ditempati pada bulan Maret), atau bulan Juli-Agustus (jika ingin mulai ditempati bulan Oktober). Kita bisa meminta bantuan sekretaris lab untuk mendaftarkan ke kampus. Oleh karena keterbatasan jumlah kamar, setiap mahasiswa hanya memiliki jatah 1 tahun untuk menempati asrama universitas, sedangkan untuk international house maksimal bisa ditempati 2 tahun. Khusus untuk peneliti / postdoc, jatah tinggal di asrama kampus adalah 2 tahun. Pada beberapa kasus ada mahasiswa yang bisa tinggal melebihi jatah waktu tersebut dikarenakan sepinya peminat, terutama di international house #2 di Higashi-Sendai. Keuntungan tinggal di asrama dan international house adalah biaya bulanannya yang sangat murah dibandingkan tinggal di apartemen pribadi / apato. Perlengkapan ruangan pun biasanya sudah lengkap sehingga tidak perlu membeli lagi barang-barang rumah tangga.

Selain asrama, tempat tinggal yang sangat murah (paling murah) adalah rumah pemerintah yang diperuntukkan bagi rakyat miskin. Dalam hal ini, mahasiswa asing bisa digolongkan sebagai rakyat miskin karena pendapatannya yang di bawah pendapatan minimum kena pajak. Belakangan ini warga PPIS tidak ada yang berusaha menempati rumah pemerintah ini dikarenakan sistemnya lotere, sehingga peluang mendapatkannya sangat kecil. Prioritas utama rumah ini adalah untuk warga Jepang miskin, terutama para tunawisma.

Tempat tinggal yang paling populer adalah apato. Ada banyak trik untuk mendapatkan apato murah. Salah satu yang terpenting adalah mempunyai koneksi langsung dengan pemilik rumah (landlord / owner / oyasan). Tapi kalau kita tidak keberatan untuk mengeluarkan uang lebih, sebaiknya memanfaatkan jasa agen perumahan (fudousan) agar banyak pilihan. Kita pun bisa browsing di internet atau datang langsung ke fudousan. Jika sudah setuju, masalah kontrak, asuransi, dan semacamnya akan disiapkan oleh pihak agen perumahan. Siapkan dana lebih di awal karena biasanya warga yang baru pindah diharuskan membayar kontrak bulan pertama + biaya jasa agen (1 bulan kontrak) + biaya untuk pemilik apato (1 bulan kontrak) + deposit untuk mengganti kerusakan saat meninggalkan apato (bisa 1-3 bulan kontrak). Untuk biaya deposit ini jika ada kelebihan bisa dikembalikan.

Pembayaran gas, listrik, dan air

Setelah tinggal lebih dari 3 minggu, kita akan menerima rekening tagihan gas (gasu, ガス), listrik (denki, 電気), dan air (suidou, 水道). Jika masih tinggal di asrama, maka hanya rekening listrik saja yang wajib kita bayarkan sendiri, lainnya akan dipotongkan otomatis dari rekening kita (setelah memiliki rekening bank, maka petugas kaikan akan mencatatnya).

Macam pembayaran

  • Pembayaran langsung: Membayar lewat bank, kantor pos atau convenience store (“konbini”, dari kata convenience) dengan menunjukkan bill tagihan setiap bulan. Tanpa berkata pun petugas/kasir akan tahu maksud kita.
  • Pembayaran otomatis (“jidou furikomi”, 自動振込み): Pembayaran tagihan dapat dilakukan secara otomatis melalui penarikan dari rekening bank. Cara ini lebih praktis daripada pembayaran langsung.

Cara mendaftar jidou furikomi

Mendaftar ke kantor pos/bank dengan membawa cap/seal (inkan atau hanko) yang digunakan saat membuka rekening, buku rekening, dan kwitansi pembayaran bulan pertama (Untuk pembayaran bulan pertama hanya bisa dilakukan dengan pembayaran langsung).

Tips

Kata-kata yang berguna saat mendaftar ke kantor pos/bank:

“GASU / SUIDO / DENKI NO RYOUKIN NO JIDO SIHARAI WO MOSIKOMITAI”
(saya mau mendaftar pembayaran otomatis untuk gas/air/listrik)