Laporan kepada KBRI bagi WNI pelajar dan peneliti di Jepang

Sudah melaporkan diri sebagai Warga Negara Indonesia di Jepang kepada Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo? Apabila sudah, di bagian belakang paspor akan ditempel kertas kecil berwarna kuning. Nah, apabila Anda adalah salah satu dari mahasiswa, karyasiswa, trainee, dan researcher, Anda perlu melaporkan lagi status Anda!

Perlukah? Gunanya apa?

Apakah Anda ingin diakui di dalam riwayat pendidikan bahwa pernah menuntut ilmu di Jepang? Ingin memperbagus CV dengan klaim pernah bekerja di Jepang? Nah, apabila tidak melapor, pengakuan dari pemerintah Indonesia tidak akan ada. Singkatnya, kerja keras selama berada di Jepang sama sekali tidak diakui. Banyak pelajar Indonesia di Jepang yang terburu-buru mengurus dokumen-dokumen tertentu menjelang kepulangannya ke Indonesia demi memperoleh pengakuan tersebut.

Selain itu, apabila terjadi bencana, WNI yang telah melaporkan diri akan lebih mudah untuk diselamatkan KBRI. Juga dengan lapor diri ini, Anda bisa mengurus perpanjangan paspor hanya dalam 2 hari tanpa perlu jauh-jauh datang ke Tokyo. Jangan tunda-tunda lagi. Segera isi.

Bagaimana prosedurnya?

  1. Isi dan kirimkan formulir laporan kedatangan online di sini. Setelah mengirimkan form, Anda akan menerima e-mail konfirmasi dari Atdikbud KBRI Tokyo.
  2. Unduh formulir laporan kedatangan (lengkap) dari sini. Isi dan kirimkan ke alamat KBRI Tokyo. Untuk mahasiswa dengan paspor hijau dengan beasiswa non-pemerintah RI, isi formulir “Formulir Pendaftaran Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar RI Tokyo” dan “FORMULIR PENDAFTARAN LAPOR DIRI WARGA NEGARA RI YANG TINGGAL ATAU MENETAP DI JEPANG LEBIH DARI 3 (TIGA) BULAN, Kedutaan Besar RI Tokyo Bidang Imigrasi” saja dan kirimkan ke KBRI Tokyo.
  3. Rincian dokumen yang harus dikirimkan ke KBRI Tokyo adalah sebagai berikut:
    1. Paspor asli.
    2. Photo ukuran 4×6 sebanyak 2 buah.
    3. Fotokopi Paspor (halaman pertama yang ada photo pemilik paspor, halaman visa Jepang, dan halaman belakang yang tertera alamat di Indonesia).
    4. Fotokopi Residence Card (bolak-balik).
  4. Untuk mahasiswa dengan paspor biru, dan/atau dengan beasiswa pemerintah RI, mengisi formulir yang sama dengan mahasiswa berpaspor hijau ditambah “Surat tugas belajar/Surat dari Sekretariat Kabinet RI” dan harus mengisi laporan belajar setiap semester di sini (laporan belajar cukup online).
  5. Teknis pengiriman, karena yang dikirimkan adalah barang yang sangat penting (PASPOR), cara mengirimnya juga khusus. Gunakan “LETTER PACK 510-yen” yang bisa dibeli di kantor pos. Beli 2 buah letter pack, dan tuliskan alamat Anda satu di kolom pengirim, dan di letter pack yang kedua di kolom penerima (untuk KBRI mengirim balik paspor Anda). Masukkan letter pack yang kedua ke dalam letter pack yang pertama, bersama dengan dokumen-dokumen yang disebutkan di poin 2 dan 3. Pada kolom penerima letter pack pertama, tuliskan alamat KBRI Tokyo sebagai berikut:

    Indonesian Embassy
    Educational & Cultural Section
    5-2-9 Higashigotanda, Shinagawa-ku,
    Tokyo 141-0022
    Phone. 03-3441-4201

  6. Untuk menghemat biaya, Anda bisa memasukkan dokumen-dokumen milik banyak orang dalam satu letter pack yang sama.
  7. Sangat disarankan untuk mengontak KBRI Tokyo via telepon terlebih dahulu sebelum mengirimkan dokumen, bisa perwakilan.
  8. Menjelang masa studi berakhir, jangan lupa untuk mengirimkan “LAPORAN KELULUSAN/SELESAI TUGAS BELAJAR” yang bisa diunduh termasuk dalam dokumen pada poin 2 dan mengisi laporan kelulusan online di sini.

Selamat melaporkan diri!

Divisi Informasi PPIS 2014-2015