Komunikasi dengan Keluarga

Pada bagian ini akan diuraikan beberapa cara untuk berkomunikasi dengan keluarga di Indonesia, serta persiapan yang diperlukan jika ingin membawa keluarga ke Jepang.

Cara komunikasi dengan keluarga di tanah air

Telepon (電話、denwa)

Meskipun fasilitas telepon dari kamar di asrama mahasiswa atau rumah memungkinkan untuk langsung menelepon ke Indonesia, hati-hati biasanya biaya akhirnya sangat mahal. Biasanya kita mensiasatinya dengan berbagai cara, misalnya menggunakan kartu telepon prepaid yang bermacam jenisnya dan lebih ekonomis (misalnya Brastel, dengan memiliki kartunya lalu mengisinya dengan membayar 2,000 yen ke konbini (convenience store) terdekat, kita bisa mendapatkan waktu sekitar 70 menit menelepon ke Pulau Jawa).

Surat (手紙、tegami)

Sepintas komunikasi dengan surat tampak seperti sebuah cara komunikasi yang sangat kuno. Akan tetapi, di Jepang ini surat masih cukup populer sebagai media penyampaian pesan. Surat-surat tak berbahasa Jepang (dengan menggunakan romaji) dapat dilayani di kantor pos (郵便局、yuubinkyoku). Syaratnya, tulis alamat kita dan alamat tujuan dengan jelas dan lengkap. Terdapat berbagai variasi layanan di kantor pos ini. Selain langsung ke kantor pos, kita juga bisa mendapatkan barang pos (amplop/futo, kertas/kami, perangko/kitte) di konbini, sekaligus mengirimkannya lewat konbini ini.

Internet (インターネット、intanetto)

Untuk internet, tentu saja kita harus sudah mempunyai seperangkat komputer, sambungan telepon / fiber optic, dan langganan provider. Ada beberapa layanan internet di Jepang dengan kisaran harga 2,000 – 6,000 yen per bulan disesuaikan dengan fasilitasnya. Rata-rata mahasiswa Indonesia di Sendai memilih NTT dan KDDI sebagai penyedia layanan internet dengan harga sekitar 4,000 yen. Jika sudah memiliki sambungan internet, kita bisa menelepon melalui Skype atau beberapa layanan VoIP (voice over IP). Jika keluarga di Indonesia tidak memiliki internet, kita bisa membeli “pulsa” Skype untuk menelepon langsung ke telepon keluarga. Biasanya pembelian pulsa ini memerlukan kartu kredit yang bisa terlebih dahulu dibuat di koperasi kampus.

Persiapan Mengajak Keluarga

Jika akan mengajak keluarga datang ke Jepang dengan visa dependent, kita harus memperoleh certificate of eligibility yang diperlukan oleh keluarga kita untuk mengurus visa dan persiapan keberangkatan lain. Waktu dari memasukkan pendaftaran sampai diterbitkannya certificate of eligibility ini antara 2 minggu sampai 4 minggu. Certificate of Eligibility ini diurus di kantor Imigrasi (Sendai Immigration Bureau di wilayah Miyagino-ku) dengan syarat,

  1. Mengisi formulir pengajuan Certificate of Eligibility yang tersedia (satu lembar untuk satu jiwa, misalnya untuk istri satu, untuk anak juga satu).
  2. Membawa paspor yang masih berlaku.
  3. Gaikokujintouroku shoumeishou dari kuyakusho (kopian resmi alien registration yang didapat langsung dari kuyakusho).
  4. Zaigaku shomeishou dari universitas (jika masih bergabung dengan kursus intensif bahasa, mintalah kepada pengelolanya).
  5. Kokuhi ryuugakusei shomeisho atau surat keterangan penerima beasiswa atau surat keterangan tentang kemampuan keuangan (ini juga bisa minta pengelola bahasa, jika masih tergabung sebagai mahasiswa kursus intensif Bahasa Jepang).
  6. Pasfoto istri dan/atau anak, 2 lembar.
  7. Fotokopi paspor istri dan/atau anak.
  8. Kartu keluarga atau penjelasan tentangnya (koseki tohon, kita bisa membawa surat keluarga di tanah air yang telah dilegalisasi, lalu untuk bahasa jepangnya kita bisa mencontoh). Atau bahasa Inggris pun diterima, asal kita bisa menunjukkan legalisasi dari kopiannya.
  9. Terjemahan akte perkawinan yang sudah dilegalisasi (sama kasusnya dengan atas).
  10. Terjemahan akte kelahiran anak yang sudah dilegalisasi (sama kasusnya dengan atas).

Setelah proses pendaftaran dilengkapi, kita tinggal menunggu panggilan melalui pos untuk mengambil sertifikat tersebut di kantor imigrasi. Selanjutnya kita kirimkan Certificate of Eligibility kepada keluarga di Indonesia sebagai persyaratan pengurusan visa di Kedutaan Jepang. Biasanya dengan menggunakan sertifikat ini visa keluarga bisa diselesaikan hanya dalam (maksimal) 5 hari kerja.

Penyusun: Ahmad Ridwan Nugraha (per 17 Desember 2012)