BuSet AHIRU Januari 2012
Alhamdulillah, BuSet AHIRU edisi ke-2 dapat diterbitkan pada 29 Januari 2012. Dengan mengusung tema “growing crystal”, buletin edisi kali ini diharapkan...
Panduan hidup (survival guidance) ini dibuat dengan tujuan membantu rekan-rekan pelajar yang baru datang di Sendai, khususnya untuk masa-masa awal sampai bisa menyesuaikan diri sendiri. Mungkin ada beberapa rekan yang telah pernah hidup di Jepang atau kota lain di Jepang atau pengalaman hidup di luar negeri sebelumnya, maka petunjuk ini pun diharapkan tetap bermanfaat, terutama karena konteks kota atau daerahnya yang berbeda. Dalam situs ini kami pun berencana menyertakan beberapa panduan hidup “tingkat lanjut” seperti persoalan mencari apato (apartemen) yang murah tapi nyaman dan kegiatan job hunting (mencari kerja) di Jepang.
Tentunya, isi dari petunjuk singkat ini masih sangat jauh dari sempurna, karena memang tujuannya awalnya adalah membantu sementara. Selanjutnya, rekan-rekan akan bisa membaca lebih rincinya pada buku Life in Sendai, yaitu buku petunjuk hidup di Sendai bagi orang asing yang diterbitkan oleh Pemerintah Kota Sendai, atau bisa langsung bertanya dengan rekan-rekan yang lebih dahulu berada di Sendai. Sebagian besar dari isi panduan hidup ini ditulis oleh alumni PPIS, yaitu Mas Yonanda Adhitama dan Pak Sani Roychansyah, kemudian diperbaharui oleh anggota Divisi Informasi PPIS 2011/2012: Mas Aunuddin dan Diptarama.
Perlu diketahui juga bahwa banyak organisasi sukarela (voluntary group) yang membantu hidup kita di Sendai, seperti Grup Mori (terdiri dari ibu-ibu yang menaruh minat terhadap pertukaran budaya, beberapa di antaranya adalah para istri professor di Universitas Tohoku), SIRA (Sendai International Relations Association), MIA (Miyagi International Association), dan beberapa grup host families.
Kami dari Divisi Informasi PPIS akan sangat bahagia jika rekan-rekan tak banyak menemui kesulitan menyesuaikan diri di masa-masa awal kedatangan dan mampu menikmati belajar di sini bersama-sama. Kurang dan lebihnya mohon dimaafkan. Terima kasih dan ganbarimashou, がんばりましょう!.
Untuk mengakses setiap materi dalam petunjuk ini, silakan langsung menuju ke setiap halaman berikut ini. Atau bisa juga semuanya diakses melalui menu di bagian atas website PPIS.
Selain itu, di bawah ini ada presentasi dari ketua PPIS kita yang berbaik hati
berbagi pengalamannya hidup di Sendai, dengan kondisi bahwa dia sama sekali tidak bisa berbahasa Jepang!
Berdasarkan pengalaman ini, kita tentu tidak perlu khawatir bagaimana orang asing bisa bertahan hidup di Jepang. Meski demikian, kemampuan bahasa Jepang tetap sangat disarankan untuk dikuasai agar kita bisa saling berbagi budaya dengan warga Jepang yang enggan berbicara bahasa Inggris.