FESTINA 2012: Japan, we are with you
Sekilas FESTINA 2012 Alhamdulillah, pada hari Sabtu, 7 April 2012, pukul 18:00 – 21:30 JST, bertempat di Sendai Fukushi Plaza, PPI Sendai bekerja sama dengan...
Pekan ke-11 liga PPIS pada 5 Februari 2012 berlangsung sangat seru, menyajikan 4 pertandingan badminton dan 4 pertandingan tenis meja. Terima kasih banyak bagi para warga PPIS yang telah datang dan bertanding.
Ulasan Badminton
Seluruh pertandingan badminton pekan ini berlangsung sangat seru. Ya iyalah, pertandingan liga PPIS mana gitu yang gak seru?
Dimulai dari pertandingan antara Hamzah dan Hesky, pertandingan berlangsung ketat dan saling kejar-mengejar poin kerap terjadi. Namun, pada akhirnya Hamzah berhasil merebut kemenangan walaupun harus bertarung 3 set. Sementara itu, pertarungan super melelahkan terjadi di partai Au vs Pak Atas. Di set pertama, Pak Atas dengan percaya diri tinggi mampu mengalahkan Au 21-14. Akan tetapi, ada kejutan yang terjadi di set kedua. Rangkaian kesalahan dari Pak Atas dan penempatan brilian dari Au membuat Au melesat jauh 14-0. Di akhir set, walaupun Pak Atas berhasil mengejar sedikit demi sedikit, pada akhirnya Au memenangkan set kedua. Di set terakhir, pertandingan kembali berlangsung ketat sampai deuce, dan Pak Atas berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan.
Sementara itu, pasangan emas Pak Ardi-Pak Zahrul menunjukkan kenapa mereka layak disebut pasangan emas layaknya Tsubasa-Misaki, dengan mengalahkan pasangan berlevel A lainnya, Pak Deny-Pak Mukti dengan 2 set langsung. Sayangnya akibat tipisnya waktu, pertandingan eksibisi yang berlangsung seru antara Mas Bambang-Pak Deny melawan Pak Zahrul-Hamzah tidak dapat diselesaikan. Posisi terakhir menunjukkan bahwa kedua pasangan sama kuat, masing-masing berhasil merebut 1 set.
Ulasan Tenis Meja
Pertanyaan utama di sektor pingpong kali ini adalah apakah Pak Ardi masih bisa menjaga rekor kemenangan 100%nya. Di pertandingan pertama, Pak Ardi untuk sementara bisa menjaga rekor kemenangannya dengan mengalahkan Pak Ali. Bersenjatakan serve yang memukau, permainan Pak Ardi berhasil menaklukkan Pak Ali dengan 3 set langsung.
Di pertandingan kedua melawan Ridwan, pertandingan berjalan sangat seru dan ketat. Kejar mengejar poin kerap terjadi dan sepanjang pertandingan tidak terlihat salah satu pihak mendominasi yang lain, kecuali di set pertama yang tampaknya Ridwan melepasnya begitu saja dengan skor telak 1-11. Akan tetapi, dengan ketenangannya disertai bumbu-bumbu intimidasi yang menjadi ciri khas Ridwan, set kedua dan ketiga berhasil digenggamnya. Set keempat kembali menjadi milik Pak Ardi setelah saat skor 10-9 untuk Ridwan yang bermain ultradefensif gagal menahan smes Pak Ardi. Di set kelima, lagi-lagi skor sempat menginjak 10-9 juga untuk keunggulan Pak Ardi. Akan tetapi, kekuatan pertahanan dan intimidasi menjadi kunci penting yang kemudian membuat Ridwan memaksakan deuce dan dengan sempurna menutup pertandingan setelah Pak Ardi membuat kesalahan melalui smesnya yang memang ditunggu-tunggu Ridwan. Rekor 100% Pak Ardi pun akhirnya runtuh.
Sementara itu, hari Minggu kali ini tampaknya bukan merupakan harinya Pak Ali. Rangkaian kesalahan sendiri dan smes yang tidak setajam biasanya membuat Pak Ali kembali kalah di tangan Au. Di pertandingan lain, Pak Sabar berhasil merebut kemenangan penting untuk mengamankan posisinya di klasemen dengan mengalahkan Pak Zahrul dalam pertandingan 4 set.
Berikut hasil lengkap pertandingan Liga PPIS pekan ini:
Badminton:
Hesky Hasdeo vs Hamzah Fauzi 14-21, 21-17, 19-21
Atas Pracoyo vs Aunuddin 21-15, 14-21, 23-21
Ardy-Zahrul vs Deny-Mukti 21-9, 21-10
Bambang-Deny vs Hamzah-Zahrul 20-22, 21-18
Tenis Meja:
Sabaruddin Rahman vs Zahrul Fuadi 11-9, 12-10, 7-11, 13-11
Ahmad Ridwan vs Ardiansyah 1-11, 11-8, 11-9, 9-11, 13-11
Ardiansyah vs Alimansyar 11-5, 11-5, 11-7
Aunuddin vs Alimansyar 11-5, 11-0, 11-6
Dengan kemenangannya hari ini, Pak Sabar melesat ke posisi 2 pingpong grup dua, dengan jumlah poin yang sama seperti Hesky. Sementara itu persaingan ketat terjadi di grup 1. Ada 3 orang yang mengumpulkan poin sama, yaitu Ridwan, Pak Ardi, dan Au. Namun Pak Ardi dan Au memiliki keuntungan karena masih memiliki 1 pertandingan tersisa. Untuk sektor Badminton tidak ada perubahan posisi yang berarti, para pemuncak klasemen masih kokoh di tempatnya masing-masing.
Seperti apakah kelanjutan kompetisi yang makin panas ini? Apakah raksasa-raksasa penghuni peringkat pertama masih mampu mempertahankan permainannya? Mari kita saksikan apa yang terjadi di pertandingan Liga PPIS minggu depan!