FESTINA 2012: Japan, we are with you
Sekilas FESTINA 2012 Alhamdulillah, pada hari Sabtu, 7 April 2012, pukul 18:00 – 21:30 JST, bertempat di Sendai Fukushi Plaza, PPI Sendai bekerja sama dengan...
Pekan keempat Liga PPIS pada hari Minggu, 11 Desember 2011, berlangsung seru dan kocak. Total tersaji 4 pertandingan badminton dan 3 pertandingan tenis meja. Kenapa cuma 3 pertandingan tenis meja? Alasan utamanya adalah karena pertandingan badminton terakhir sangat ampuh menyedot perhatian para atlet kita, jadinya pada nonton semua. Kembali kami mengucapkan terima kasih kepada para warga PPIS yang telah datang dan bertanding.
Sekilas pertandingan badminton
Para unggulan lagi-lagi membuktikan bahwa mereka tidak mudah ditaklukkan. Pak Atas yang melakukan debutnya minggu ini dengan mudah mengalahkan Jimmy dengan 2 set langsung, 21-10 dan 21-13. Kondisi serupa terjadi di pertandingan antara Pak Deny dan Rifqi; pertandingan ini lebih layak dibilang coaching clinic daripada sebuah “pertandingan”. Pak Deny sekaligus memberikan arahan bagaimana cara melakukan smash pada Rifqi, tetapi karena pada dasarnya Rifqi orang yang cinta damai, sangat sulit baginya untuk melakukan smash.
Pertandingan pun berakhir dengan rubber set, 22-20, 14-21, dan 15-21 untuk kemenangan mas Deny.
Di pertandingan selanjutnya, unggulan ganda Pak Deny-Pak Mukti menjajal ganda fisika, Hamzah-Ridwan, yang di pekan sebelumnya bermain sempurna. Set pertama dimenangkan oleh Mas Deny dan Pak Mukti dengan skor 21-15. Namun di set kedua, permainan Hamzah-Ridwan menjadi lebih baik. Dengan dibumbui beberapa kesalahan sendiri dari Pak Mukti dan Pak Deny, Hamzah+Ridwan berhasil memenangkan set kedua 23-21. Namun di set penentuan, perbedaan skill kembali tampak di antara kedua pasangan sehingga Pak Deny dan Pak Mukti mengakhiri pertandingan dengan mudah, 21-14.
Pertandingan badminton ditutup dengan big match yang ditunggu-tunggu, partai “kelas berat” vs “kelas bulu”, atau “Gerombolan Si Berat” vs “Thomson & Thompson” (halah!), yaitu Au-Dipta vs Hamzah-Ridwan. Pertandingan berlangsung sangat seru, konyol, dan kocak sepanjang pertandingan. Set pertama kejar mengejar angka terjadi sampai 19-19, namun kubu Hamzah+Ridwan dengan koordinasi yang baik ditambah aksi provokatifnya berhasil mengatasi strategi netting yg diterapkan Dipta-Au. Salah satu bumbu provokatif konyol di awal pertandingan yang tertangkap penonton adalah ketika Ridwan yang tampaknya memberi instruksi pada Hamzah agar selalu mengincar Dipta malah diprotes sendiri oleh Hamzah karena Dipta selalu bisa mengembalikan bola.
Pada akhirnya teknik provokasi dengan berlari-lari di sekitaran net, ekspresi dan teriakan-teriakan kocak dari Hamzah-Ridwan sepertinya membuat grogi Au-Dipta. Kesalahan koordinasi dari pasangan Au-Dipta kerap terjadi dan memberikan keuntungan bagi Hamzah-Ridwan. Akhirnya, pertandingan dimenangkan oleh Hamzah-Ridwan dengan keunggulan kualitas stamina dan mental.
Ulasan pertandingan tenis meja
Pertandingan tenis meja hari ini dibuka dengan pertandingan antara musuh bebuyutan, Yuni vs Siddik. Pertandingan berjalan kurang seimbang karena terlihat jelas bahwa Yuni sangat mendominasi penguasaan bola. Pertandingan berakhir dengan skor 11-4, 11-6, dan 11-4 untuk kemenangan mudah bagi Yuni. Namun di pertandingan berikutnya, Yuni menemukan lawan yang sepadan, yaitu Au.
Pertandingan berjalan cukup seru, sayangnya Yuni sering membuat kesalahan sendiri sehingga Au bisa memenangkan pertandingan dengan skor 11-9, 11-3, dan 11-4. Di pertandingan terakhir tenis meja (sebelum perhatian tersedot ke pertandingan badminton antara Au-Dipta vs Hamzah-Ridwan), Mas Fatwa berhadapan dengan konconya yaitu Jimmy. Pertandingan berjalan cukup seimbang pada awalnya, tetapi akhirnya Fatwa menutup pertandingan dengan kemenangan 11-8, 11-6, 7-11, dan 11-8.
Berikut ini hasil lengkap pertandingan Liga PPIS pekan keempat:
Badminton Tunggal
Atas vs Jimmie 21-10, 21-13
Rifqi vs Deny 22-20, 14-21, 15-21
Badminton Ganda
Hamzah-Ridwan vs Deny-Mukti 15-21, 23-21, 14-21
Hamzah-Ridwan vs Aunuddin-Dipta 21-19, 21-17
Tenis Meja Tunggal
Yuni vs Siddik 11-4, 11-6, 11-4
Au vs Yuni 11-9, 11-3, 11-4
Fatwa vs Jimmy 11-8, 11-6, 7-11, 11-8
Wawancara pasca pertandingan:
Pada sesi kali ini juga dilakukan wawancara singkat dengan beberapa pemain terkait komentar mereka atas pertandingan yang telah dijalani. Beberapa komentar sebagai berikut.
Hamzah-Ridwan: “RUARR biasa! kemenangan ini merupakan hasil yang positif dan signifikan sekali buat tim kami. Namun musim masih panjang, jadi masih harus berjuang lebih keras lagi.”
Terkait aksi provokatif usaha mengacaukan konsentrasi tim lawan, Hamzah-Ridwan berpendapat, “Ah, itu mah biasa, biar mereka juga bisa melatih mental.”
Reporter juga berusaha mewawancarai pasangan Au-Dipta, tapi tampaknya kekalahan ini merupakan pukulan yang sangat berat bagi mereka. Sembari terlihat shocked, mereka menghindari reporter sambil berkata, “no comment!”
Seperti apakah kelanjutan kompetisi yang makin panas ini? Apakah para jawara bulutangkis masih sanggup mempertahankan supremasinya? Apakah para kuda hitam mampu bangkit dan membabat sang jawara? Mari kita saksikan apa yang terjadi di pertandingan Liga PPIS minggu depan!
Salam olahraga!
Divisi Olahraga PPIS 2011/2012