FESTINA 2012: Japan, we are with you
Sekilas FESTINA 2012 Alhamdulillah, pada hari Sabtu, 7 April 2012, pukul 18:00 – 21:30 JST, bertempat di Sendai Fukushi Plaza, PPI Sendai bekerja sama dengan...
Ayukawa-Ishinomaki rupanya telah menjadi suatu daerah yang rutin kami kunjungi untuk kegiatan bakti sosial PPIS. Pada hari Sabtu, 25 Juni 2011 tim PPIS kembali berangkat ke sana untuk ketiga kalinya untuk menghidangkan makanan (takidashi) bagi para pengungsi korban tsunami. Sponsor takidashi masih sama seperti sebelumnya di Shichigahama, yaitu untuk menyalurkan dana dari Wahdah Islamiyah. Seperti biasa, menu nasi goreng menjadi andalan, tetapi jumlah porsinya sekarang diminta sampai 300 porsi, dua kali lipat biasanya! Mudah-mudahan warga Jepang memang suka masakan kami, hehehe…
Salah satu yang spesial dalam takidashi kali ini adalah kerjasama dengan kawan-kawan Malaysia (3 orang) dan keikutsertaan seorang sukarelawan Jepang yang bernama Hiro-san. Beliau bekerja juga di volunteer center di daerah Iwanuma dan mengajak kami untuk memasak di sana suatu saat nanti.
Tim PPIS sendiri dikomandani oleh Adam, dengan anggota Pak Mukti (driver), Pak Tri (driver + chef), Fatwa, Putri, dan Widya. Sebelumnya nasi goreng sudah dimasak terlebih dahulu oleh keluarga Ahmad Ridwan, keluarga Aunuddin, dan keluarga Pak Atas dari Jumat malam.
Pada hari Sabtu, kami sudah siap untuk berangkat sekitar pukul 7 pagi. Tepatnya jam 7:15 kami mulai bergerak dari Sendai menuju Ayukawa dengan 3 mobil: mobil Indonesia, Malaysia, dan Hiro-san. Mobil Hiro-san memimpin rombongan sampai ke Ayukawahama. Karena mobil ini tidak ada navigasinya, perjalanan sedikit-sedikit nyasar tapi cukup lancar. Maklum juga Pak Mukti meskipun pernah berangkat ke sana sebelumnya sebagai driver tetapi kali ini tidak ditemani navigator handal kita, Mas Jimmie.
Sekitar pukul 10:30 tim sampai di Ayukawahama pukul 10.30, bertemu dengan Mitsuhashi-san, koordinator di sana yang menggantikan Endo-san, lalu mengisi formulir sukarelawan seperti biasanya. Pukul 11.30 kami menyiapkan nasi goreng dengan Chef Tri yang bergerak cepat menyiapkan 120 porsi pada pukul 12.00. Kami mengutamakan warga sekitar dulu, tapi ada beberapa staf yang juga ikut mengantri.
Berdasarkan hitungan jumlah sendok yang dipakai, kami berhasil membagikan 288 porsi (kurang 12 porsi
), untunglah semua warga bisa menikmati nasi gorengnya. Sekitar pukul 12.32 nasi goreng sudah ludes, habis dibagikan.

Selain tim PPIS, ada satu rombongan sukarelawan lagi yang datang dengan membawa truk. Sebelum pulang, Hiro-san sempat berkenalan dengan pemimpin rombongannya, Abe-san, dan komandan tim PPIS (Adam) pun sempat mengobrol sebentar. Rombongan ini terdiri dari orang-orang dari berbagai prefektur, ada 15 orang mahasiswa Touhokudai juga. Mereka menerima banyak sumbangan untuk disalurkan dan setiap minggunya sudah rutin mengadakan takidashi maupun berbagai kegiatan sosial lainnya.
Setelah sholat dan istirahat sebentar, pukul 13.30an kami berangkat dari tempat takidashi, mampir di pantai Norihama untuk sedikit melepas lelah. Jalan turunnya curam, karena pantai ini dikelilingi tebing. Sepatu basah karena main air disertai sedikit tragedi, Pak Tri dan Pak Mukti sang driver kena gigit lintah kecil, karena melepas sepatu yang basah. Perjalanan naik ke mobil lagi lebih capek dari saat turun. Setelah foto-foto, kembali ke sendai, mampir sebentar di Kappa sushi karena kelaparan. Kemudian rombongan berpisah dengan Hiro-san yang langsung kembali ke Iwanuma. Kami sampai di Sendai menjelang maghrib.
Satu catatan, di Ayukawa saat ini sudah didirikan Kasetsu Jutaku (rumah sementara). Warga sudah tinggal di sana, namun bahan makanan masih kurang karena belum ada pasar yang buka. Beberapa warga mengambil 2 porsi nasi goreng per orang (sekitar 8 orang), menandakan satu porsi nasi goreng kita masih cukup sedikit untuk ukuran pengungsi jepang.
Meski demikian, alhamdulillah takidashi kali ini berjalan lancar.

がんばろう東北! (Never give up, Tohoku!)
No comments
Be the first one to leave a comment.