Indonesia Culinary Festival 2016

Dalam rangka memeriahkan peringatan hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 71, PPI Sendai mengadakan Cooking Class sebagai bagian dari acara Indonesia Culinary Festival (ICF) yang bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo. ICF 2016 diadakan di 17 lokasi yang tersebar diseluruh Jepang, yaitu dari kota Sapporo di utara sampai Kyushu di selatan. Total ada 45 menu masakan yang diperkenalkan dalam acara ICF ini.

Meminjam dapur Kitayama Shimin Senta (北山市民センター), cooking class dimulai pukul 10 JST untuk peserta kloter pertama. Panitia dengan sigap mempersiapkan segala kebutuhan acara dari 2 jam sebelumnya, seperti membagi bahan masakan ke beberapa meja serta menghias dapur dengan tema khas kemerdekaan. Peserta mulai berdatangan dengan wajah penuh antusiasme. Untuk kloter pertama ini, peserta berjumlah 17 orang yang datang dari berbagai negara seperti China, Thailand, Singapura, Rusia dan tentunya warga jepang sendiri.

Panitia “sibuk” merapikan dan menghias lokasi

Panitia “sibuk” merapikan dan menghias lokasi

Acara dibuka dengan kata sambutan oleh ketua PPI Sendai, dilanjutkan demo masak yang dicontohkan oleh kedua chef handal Sendai, yaitu Mbak Yuni dan Mbak Lia. Ada 2 menu yang didemokan, yaitu Soto Ayam dan Kue Nagasari. Ada raut kebingungan diwajah mereka saat pertama kali mendengar dan melihat rempah-rempah khas Indonesia, serta cara memasak kedua menu tersebut. Namun dengan penjelasan chef handal kita, para peserta pun menjadi mengerti.

Chef sedang memperkenalkan salah satu bumbu khas Indonesia

Chef sedang memperkenalkan salah satu bumbu khas Indonesia

Peserta diberikan waktu selama 2,5 jam. Waktu yang terbatas ini harus digunakan peserta untuk menyajikan menu yang telah didemonstrasikan. Peserta diberikan kebebasan untuk mengkreasikan menu mereka, asal tetap memiliki cita rasa yang sama. Kreasi makanan mereka nantinya dinilai dewan juri dengan menimbang beberapa aspek meliputi rasa, kreativitas, penampilan, serta kebersihan.



“Saya sangat senang sekali mengikuti acara ini, para peserta lain juga sepertinya begitu. Tempatnya sangat cocok untuk kelas memasak, karena tersedia meja dan kompor untuk tiap kelompok. Ini pertama kali saya memasak makanan Indonesia. Walaupun bahan makanannya tidak umum dijual di Sendai, namun karena dijual diinternet jadi bisa membuat sendiri setelah ini”, komentar Watanabe Yumiko, salah satu peserta dari kelompok 2.

Setelah para peserta selesai memasak, juri yang berjumlah 4 orang mulai mencicipi makanan dari peserta. Nampak ada perdebatan diantara para juri untuk menentukan mana makanan yang layak mendapatkan predikat juara 1.

DSC04066

Bagaimana rasa masakannya dewan juri?

Pengumuman pemenang dilakukan di 和室 2. Sambil menunggu juri merekap nilai, peserta dipersilakan untuk mencoba hasil masakan mereka. Para peserta mengaku puas dan senang bisa memasak makanan Indonesia kali ini. Akhirnya yang ditunggu-tunggu pun tiba. Pengumuman juara dilakukan oleh ketua PPI Sendai. Untuk kloter 1, juaranya adalah kelompok 2 yang beranggotakan Yumiko Watanabe, Takigawa Toshimakoto, Takehiro Saito dan Nana. Meskipun hanya ada satu kelompok yang jadi pemenang, setiap peserta mendapatkan berhak mendapatkan sertifikat “amazing chef”.

IMG_4882

Sang Juara Kloter 1

Cooking class kloter 2 dimulai pukul 14 JST dengan jumlah peserta 16 orang.  Seperti halnya kloter 1, awalnya peserta diajarkan cara memasak menu soto ayam dan nagasari. Kali ini chef utamanya adalah Adys dan Mega. Peserta kloter ini bisa dibilang lebih terkendali, karena memang ada beberapa orang Indonesia yang ikut meramaikan. Keberjalanan cooking class ini juga tak kalah seru. Kreasi peserta semakin menjadi-jadi, persaingan juga semakin sengit, karena ada kelompok yang sampai menyajikan nasi uduk.

“Acara ini sangat menarik karena saya jadi tahu bagaimana memasak makanan Indonesia, mungkin saat saya kembali ke Shanghai,saya bisa membuka restoran Indonesia “ ucap Li Ying, peserta yang berasal dari Shanghai, China.

Setelah selesai penjurian, kembali peserta mencoba hasil masakan mereka, sambil satu persatu memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama, asal serta kesan mengikuti acara ini. Yoshida kokoro, peserta yang berasal dari Yokohama mengatakan bahwa dia sangat senang dapat memasak makanan Indonesia walaupun agak kesulitan.

Juara untuk kloter 2 ini direbut oleh kelompok 3 yang beranggotakan Yoshida Chihiro, Yoshida Yu, Sato Ai, dan Gekko Patria. Hadiah diberikan oleh Annisa selaku penanggung jawab ICF chapter Sendai ini. Acara ini diakhiri dengan foto bersama chef, panitia dan peserta. 

Sebuah harapan besar dari terselenggaranya kegiatan ini adalah kekayaan kuliner Indonesia semakin di kenal oleh dunia, karena makanan Indonesia bukan hanya nasi goreng, Bung! Salam Merdeka!

Sang Juara Kloter 2

Foto Bersama

Foto Bersama

Panitia Kekinian

Panitia Kekinian




Untuk liputan lebih lengkap, silakan buka link video berikut ini.