Festina 2016: Traveling to Indonesia

Sekilas FESTINA 2016

Hari Minggu, 24 April 2016, pukul 13:00 – 16:00 JST, bertempat di Kitayama shimin senta, PPI Sendai bekerja sama dengan Kitayama shimin senta menyelenggarakan festival budaya Indonesia bertajuk “Kitayama Joyful Life FESTINA 2016”, yang mengambil tema “Traveling to Indonesia.” Festival ini merupakan kelanjutan serial FESTINA oleh PPI Sendai yang diawali pada tahun 2003, selanjutnya 2005, 2012, 2013, dan 2014. FESTINA 2016 dikelola dengan sangat apik oleh tim panitia yang diketuai oleh seorang mahasiswa program master di Tohoku University, Dyshelly Nurkartika. Salah satu keunikan FESTINA kali ini adalah penampilan dari tim kesenian undangan, yaitu tim tari Yapong dari PPI Yamagata dan tim tari Bali dari grup Kupu-Kupu. Pengunjung FESTINA 2016 bisa dibilang sangat membludak, yaitu sekitar 250 orang (berdasarkan estimasi jumlah sepatu yang dihitung pihak Kitayama shimin senta), padahal kapasitas ruangannya hanya 100 orang.

FESTINA 2016 mengusung filosofi memaksimalkan kesempatan berinteraksi dengan para tamu, baik orang Jepang maupun orang asing yang umumnya merupakan mahasiswa Tohoku University. FESTINA 2016 ini menjalankan 3 konsep:

1) Penampilan berbagai tim kesenian PPI Sendai dan beberapa tim kesenian undangan, bertempat di Washitsu 1 lantai 1 Kitayama shimin senta dimulai dari pukul 13.00-14.30.

2) Pameran foto keindahan Indonesia, bertempat di koridor Kitayama shimin senta lantai 1 dan berlangsung sepanjang acara.

3) Interactive corner yang bertujuan berinteraksi langsung dengan para tamu, berisi permainan tradisional, alat musik, penulisan aksara Jawa dan Sunda, serta baju daerah.

Penampilan budaya

Tepat pukul 13:00, FESTINA 2016 resmi dibuka oleh duo MC cihuy Vicky Sintunatha dan Putri Megasari Pangesti. Setelah secara resmi membuka acara, MC mempersilakan kepala Kitayama shimin senta Satou-san dan ketua PPI Sendai Muhammad Rifqi untuk memberikan kata sambutan singkat. Gak berlama-lama, acara lalu dilanjutkan dengan pemutaran video pariwisata Indonesia yang diolah dengan sangat apik oleh tim IT FESTINA 2016.

Sesuai dengan tema yang diusung yaitu “Traveling to Indonesia”, penampilan budaya di FESTINA 2016 dikemas sebagai sebuah cerita perjalanan kedua MC keliling Indonesia. Tarian dan lagu yang ditampilkan pun dikemas sedemikian rupa supaya bisa mewakili seluruh daerah di Indonesia. Perjalanan kedua MC dimulai dari propinsi paling barat Indonesia, Aceh, sampai ke yang paling timur, Papua.

Tari Saman

(penampil: tim Samanita Sendai, terdiri dari Annisa Noorhidayati, Vetty Alfiarnika, Ratri Dewi Sitalaksmi, Laila Mauhibah, Evelyn Pratami Sinaga, Fajar Febriani Amanda, Vani Novita Alfiani, Nur Rahmi Saadah, Kinanti Hantiana Aliyah, Siti Nurjanah, Dyshelly Nurkartika, Chairul Akmal dan Raihana Alkaff – syech, Angga Hermawan – kendang)

Perjalanan dimulai dari propinsi yang paling barat: Aceh. Aceh diwakili oleh tarian Saman yang dibawakan oleh tim Samanita. Tarian saman yang mengandalkan kecepatan gerakan tangan dan koordinasi antar penari serta nyanyian merdu ber-cengkok dari syech memukau segenap tamu sehingga mengundang gemuruh tepuk tangan tak henti-henti. Gerakan dibawakan dengan sangat bersemangat dan kompak, buah dari rajinnya penampil berlatih sebelum hari H.

Terbentuknya tim Samanita ini sebenarnya adalah ancaman serius bagi tim Saman pria yang sudah lama ada di Sendai. Akankah suatu saat nanti kedua tim akan bersanding dan berkolaborasi membentuk satu tarian Saman gabungan yang fenomenal? Kita tunggu saja!

Lihat Video Festina 2016: Tari Saman

Tari Yapong

(penampil: Tim Tari Yapong PPI Yamagata)

Dari Aceh, perjalanan berlanjut ke ibukota Indonesia, Jakarta. Jakarta diwakili oleh tari Yapong, dibawakan oleh tim kesenian dari PPI Yamagata. Gerakan yang gemulai dari tari Yapong mengundang decak kagum dari para penonton yang hadir di Kitayama shimin senta. Keterampilan ini jelas merupakan hasil dari latihan keras selama berbulan-bulan. Semoga lain kali ada kesempatan berkolaborasi lagi dengan PPI Yamagata.

Lihat Video Festina 2016: Tari Yapong

Tari Topeng

(penampil: Andi Holik Ramdani)

Perjalanan dilanjutkan ke tenggara Jakarta, yaitu kota Cirebon. Tari Topeng yang mewakili daerah Jawa Barat ini dibawakan dengan sangat apik oleh salah satu duta budaya paling aktif di PPI Sendai, yaitu kang Andi. Tari Topeng ini adalah salah satu dari banyak tarian yang dikuasai oleh kang Andi. Di wawancara singkat setelah penampilan, kang Andi menjelaskan bahwa Tari Topeng sebenarnya memiliki berbagai tingkat kesulitan dari mudah sampai sulit. Yang dibawakan olehnya kali ini adalah topeng yang menggambarkan “amarah”, yaitu tingkat yang paling tinggi.

Lihat Video Festina 2016: Tari Topeng

Tari Merak

(penampil: Layli Amalia, Kinanti Hantiyana Aliyah, Evelyn Pratami Sinaga)

Dari Cirebon kita berangkat ke Jawa Tengah! Dalam FESTINA 2016, daerah Jawa Tengah diwakili oleh tari Merak. Tim tari Merak PPI Sendai sudah sangat berpengalaman dan sudah pernah tampil beberapa kali di berbagai ajang, jadi keterampilannya tidak diragukan lagi. Bersenjatakan kostum tari Merak yang sangat baru dan masih bau toko, tim tari Merak PPI Sendai memukau semua penonton yang hadir. Dibanding versi lainnya, tari Merak asal Jawa memiliki ciri khas yaitu gerakan tangan yang halus dan gemulai.

Lihat Video Festina 2016: Tari Merak

Tari Panyembrama

(penampil: Grup Kupu-Kupu)

Perjalanan dilanjutkan ke timur Jawa, yaitu pulau yang sudah sangat dikenal masyarakat dunia dan menjadi salah satu daya tarik utama Indonesia, yaitu Bali. Tarian pertama yang dibawakan yang berasal dari pulau Bali adalah tari Panyembrana, dimana tarian dibawakan sambil memegang piring hias, melambangkan kemakmuran warga Bali. Kita mendapat kehormatan dengan kedatangan grup tari yang unik namun sangat profesional, yaitu grup Kupu-Kupu. Uniknya, grup ini 100% beranggotakan warga Jepang, dan dilatih oleh seorang warga Jepang bernama Morita sensei yang pernah tinggal lama di Bali, sehingga menguasai berbagai tari Bali dengan sangat lihai.

Lihat Video Festina 2016: Tari Panyembrama

Tari Legong Keraton

(penampil: Grup Kupu-Kupu)

Masih bersantai di Bali, tarian kedua yang dibawakan oleh grup Kupu-Kupu adalah tari Legong Keraton. Berbeda dengan tari Panyembrana sebelumnya, tari Legong Keraton lebih menitikberatkan pada kelihaian gerak jari dan lirikan mata. Gerakan yang sangat lihai dari ketua grup Kupu-kupu, Morita sensei dan rekan-rekannya mampu membius penonton yang hadir.

Lihat Video Festina 2016: Tari Legong Keraton

Angklung

(penampil: Hesky Hasdeo – konduktor, Angga Hermawan-kendang, Dahlan Ahmad dan Layli Amalia – vokal, Fajar F Amanda, Kinanti H Aliyah, Vani N Alviani, Anissa Noorhidayati, Putri Megasari Pangesti, Vicky Sintunatha, M Rifqi Hanif Alwan Abdillah, Muhammad Rifqi, Theodorus Permana, Stevanus Kristanto, Faradissa Emetia, Yanfahmi Swastiraras, Dyshelly Nurkartika, Evelyn P Sinaga, Gianluigi G Maliyar )

Lihat Video Festina 2016: Angklung Performance

Dari Bali, kita merambah ke bagian utara dan timur Indonesia sekaligus. Daerah Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua diwakili dengan medley lagu yang dibawakan oleh Sendai Angklung Club (SAC). Saking menariknya penampilan ini, kedua MC pun meninggalkan tugasnya untuk bergabung dengan tim SAC untuk ikut membawakan lagu dengan angklung.

Dengan komando Hesky Hasdeo sebagai konduktor, tim angklung SAC membawakan beberapa buah lagu secara non-stop: Sigulempong, Siksik Sibatumanikam, Ampar Ampar Pisang, Yo Prakonco, Yamko Rambe Yamko dari Papua, Ayo Mama dari Maluku, lagu Kopi Dangdut yang cihuy, dan ditutup dengan lagu nasionalis Kebyar-kebyar. Kopi Dangdut disajikan dengan kolaborasi antara permainan angklung dan suara yang memesona dari mas Dahlan Ahmad. Sedangkan pada lagu kebyar-kebyar, para penonton yang juga banyak merupakan warga Indonesia turut semangat ikut menyanyikan lagu bersama-sama, menularkan semangat nasionalisme yang membara di tengah kerumunan penonton. Angklung benar-benar cocok menjadi penutup penampilan di FESTINA 2016.

Pameran dan Workshop

Selesai dengan perjalanan keliling Indonesia, penonton diarahkan ke ruang Meeting room 3 di lantai 2 Kitayama shimin senta. Di ruangan tersebut sudah disiapkan berbagai stand pameran interactive corner supaya pengunjung dapat berinteraksi dengan lebih antusias dan lebih mengenal Indonesia. Booth yang disiapkan diantaranya: pameran foto Indonesia, Aksara Jawa dan Sunda, Permainan tradisional, belajar alat musik (kendang, angklung, suling), photo booth dan baju tradisional.

Pameran foto Indonesia dilakukan di koridor lantai 1 Kitayama shimin senta. Di pameran ini, pengunjung bisa menikmati keindahan pemandangan Indonesia melalui foto karya rekan-rekan warga Indonesia baik yang di Sendai maupun rekan-rekan di Indonesia. Pengunjung juga bisa memilih foto favorit masing-masing dengan menempelkan stiker. Foto yang terbanyak ditempeli stiker akan mendapatkan  suvenir dari PPI Sendai. Dalam kategori ini, pemenang foto terfavorit jatuh pada foto karya Rizki Bani Sabiq, dan runner up jatuh kepada Muhammad Rayhan.

Di booth aksara Jawa dan Sunda, pengunjung dapat belajar tentang aksara tradisional Jawa dan Sunda. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat menerima suvenir berupa gantungan kunci angklung yang telah dituliskan nama pengunjung dalam aksara Jawa dan Sunda.

Di booth belajar alat musik, pengunjung terlihat antusias mencoba memainkan kendang, suling, dan angklung. Sesekali mereka berkolaborasi dengan tim kesenian PPI Sendai untuk bersama memainkan lagu sederhana seperti twinkle twinkle little star. Mereka terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam mempelajari alat musik tradisional warisan budaya Indonesia.

Di booth permainan tradisional, rekan-rekan PPI Sendai berbaik hati mengajarkan berbagai permainan tradisional seperti  gasing, congklak, dan engklek. Walaupun pada awalnya agak sulit menjelaskan peraturan permainan, namun setelah pengunjung mencoba sendiri, mereka menjadi antusias dan terlihat sangat menikmati permainan.

Di photo booth, pengunjung bisa mencoba berbagai variasi pakaian adat Indonesia dan berfoto di booth bertemakan Bali yang telah disediakan tim dekorasi. Pengunjung juga terlihat sangat antusias untuk mencoba kostum tradisional di booth ini, terbukti dari cukup panjangnya antrian yang ada.

Sementara pengunjung menikmati berbagai booth yang tersedia, panitia menyediakan sedikit minuman teh manis ala Indonesia dan kopi asal Aceh sebagai penyegar dahaga.

Tepat pada pukul 15.00, panitia telah menyiapkan kejutan menarik untuk pengunjung di interactive corner. Kali ini, panitia mendaulat pengunjung untuk sama-sama menarikan tarian khas dari Maluku yaitu….

POCO POCO!!!

Dimulai dari beberapa panitia yang menarikan tarian Poco-poco, kemudian sedikit demi sedikit penari bertambah a la flashmob, dan akhirnya turut menarik pengunjung untuk menari bersama. Walaupun dipenuhi dengan kesalahan gerakan dan saling tubruk satu sama lain, namun segmen menari Poco-poco bersama ini membuat segenap pengunjung meledak tertawa meriah.

Pada pukul 16.00, sayang sekali acara interactive corner harus diakhiri, walaupun banyak sekali pengunjung terlihat sangat antusias ingin mencoba hal-hal lainnya. Penutupan acara berlangsung sangat sederhana, dengan mengucapkan terima kasih kepada para pengunjung atas kedatangannya. Momen terakhir acara FESTINA 2016 ditutup dengan applause meriah dari pengunjung dan panitia.

Penutup

Menutup liputan FESTINA 2016 ini, kami pengurus PPI Sendai/Tohoku dan panitia FESTINA 2016 mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu kelancaran pelaksanaan acara ini:

-Kitayama shimin senta yang telah bersedia bekerja sama menyediakan fasilitas dan venue.

-KBRI Tokyo bidang dikbud (bu Alinda dan bu Farida) yang telah mendukung acara kami serta berbaik hati meminjamkan properti berupa kostum tari

-Segenap panitia yang telah mencurahkan kerja kerasnya dalam mempersiapkan acara FESTINA 2016 dari segala sisi

– Segenap warga PPI Sendai yang secara luar biasa berpartisipasi dalam menyukseskan acara kita ini

-pihak lainnya yang telah turut menyukseskan penyelenggaraan FESTINA 2016.

Mudah-mudahan sisi positif dari terselenggaranya FESTINA 2016 dapat diteruskan ke acara-acara PPI Sendai berikutnya, dan menjadi awal dari kolaborasi yang bisa dilakukan dengan pihak lain.

Dokumentasi acara FESTINA 2016 berupa video berbagai penampilan dapat dinikmati di youtube channel PPI Sendai: https://www.youtube.com/user/ppisendai

Kunjungi Channel YouTube PPI Sendai

 

Ganbarou PPI Sendai!